SMA Negeri 2 Bagan Sinembah
Sekolahku Tercinta
Ingin Menjadi yang Berpestasi
Dan ingin Menjadi yng Ter baik Itulah
Sekolahanku
SMA Negeri Yang Berada
Di Desa pelita
Paket C
Name: Tugas Sejarah
Posted By:
SMA Negeri 2 Bagan Sinembah
Wawan Hidayat
A. Gerak harmonik
Gerak harmonic adalah gerak periodek memiliki persamaan gerak sebagai fungsi waktu yang berbentuk sinusoidal.
Pegas dan karet adalah contoh benda elastis. Sifat elastis atau elastisitas adalah kemampuan suatu benda untuk kembali ke bentuk awalnya , segera setelah gaya luar yang di berikan kepada benda itu di hilangkan . beberapa benda seprti tanah liat (lempung), adonan tepung kue, dan lilin mainan tidak kembali ke bentuk awalnya segera setelah gaya luar di hilangkan banyak peristiwa disekitar kita yang melakukan gerakan bolak_balik disekitar titik yang tetap.
Seperti: bandul jam, mainan ayunan anak-anak, atom pita suara manusia.
Serumit apapun benda melakukan getaran yang lebih sederhana .
Benda yang bergerak bolak- balik disekitar titik keseimbangan ini di katakan melakukan getaran atau vibrasi atau osilasi. Benda di katakana melakukan satu kali getaran apabila benda sudah melakukan pergerakan dari suatu posisi ke posisi yang sama secara penuh.
Gambar benda yang mengalami gerak hormonik .
B.persamaan matematis gerak harmonic
Ditinjau dua buah gerak harmonic sederhana yang memiliki persamaan gerak harmonic dimana dirumuskan:
y= A sin wt
keterangan: y= simpangan (m/cm)
A= Amplitudo(m/cm)
W= frekuensi sudut (rad/ s)
t= waktu (s)
dari persamaan diatas kita turunkan sehingga kita dapat persamaan :
a= - w^2 A sin wt
keterangan : a= percepatan gerak harmonic (m/s^2(cm/s^2).
Kuncinya terletak pada tanda negative pada fungsi percepatan penyebab dari percepatan ini adalah sebuah gaya yang dikenal sebagai gaya penyeimbsang yang arah nya selalu menuju titik keseimbangan . gaya inilah yang menjamin gerak harmonic akan terjadi. Seandainya gaya ini berharga positif, maka yang terjadi adalah gerak yang diper cepat. Bukan lagi gerak harmonic yang di harapkan .
Sebuah pendapt seorang siswa:
Ternyata perbedaan atau lebih ekstrimnya perlawanan tidak selamanya
Berarti kita musuhi. Suatu saat kita membutuhkan perbedaan dan perlawanan untuk menjamin harmonic nya kehidupan ini.
Contoh soal:
Dua buah gerak harmonic sederhana memiliki persamaan simpangan yang masing- masing adalah y=2 sin t
y= 2 sin 0,5 t
a. tentukan persamaan simpangan dari superposisi ke dua gerak harmonic tersebut.
b. tentukan simpangan superposisi setelah bergerak .
penylesaian:
a. y= y1 + ½
= 2 A sin ½ ( w1+w2) + cos ½ (w1 – w2)t
=2(2) sin ½ ( + 0,5) + cos ½ ( - 0,5 ) t
y= 4 sin ¾ t cos ¼ t cm
b. 1s
y= 4 sin ¾ t mt cos ¼ t
= 4 in ¾ (1) cos ¼ (1)
= 4 sin ¾ cos ¼
= 4 (1/2 2 ) (1/2 2 )
= 2 cm
C. Energi getaran hormonik
Terkadang sulit untuk menghitung periodek dan mengamati satu getaran saja. Pengamatan bisa di lakukan dengan selama selang waktu t , benda melakukan getaran sebanyak N, frekuensi getaran di definisikan sebagai jumlah getaran yang terjadi dalam satuan waktu .
f= N
t
satuan frekuensi adalah 1/s yang disebut juga Hertz (Hz) untuk menghormati
Heinrich Rudolf Hertz (1857- 1894), seorang ahli fisika jerman yang banyak berjasa dalam mengembangkan gelombang radio.
Benda yang melakukan getaran bergerak bolak-balik disekitar titik seimbang nya mempunyai gaya yang mengembangembaliakan benda ke posisi seimbang yang di namakan gaya pemulih. Jika kita batasi getaran pada elasts pada batas- batas liniernya, gaya pemulihy ini sebanding dengan simpangan sesuai dengan hokum hooke.
“ pada daerah alastisitas, gaya b yang bekerja pada benda sebanding dengan pertambahan panjang benda”.
Sifat pegas seperti yang di nyatakan oleh hokum hooke tidak terbatas pada pegas yang di regangkan, pada pegas yang di mampatkan juga berlaku hokum hookr, selama pegas masih pada daerah alastisitas nya. Sifat pegas seperti itu banyak di gunakan di dalm kehidupan sehari- hari, seperti neraca pegas , bagian2 mesin , dan pada kendaraan ber motor modern (pegas sebagai peredam kejut).
Getaran yang memiliki gaya pemulih di namakan gerak har monik sederhana . jadi, bila benda menyimpang sejauh dari posisi seimbang nya. Gaya pemulih pada gerak harmonic sederhana dapat dituliskan :
F=-K y
Dengan K merupakan konstanta yang bergantung pada sisitem getaran. Tanda negatf pada persa maan di atas unttuk menunjukkan bahwa gaya pemulih selalu ber lawanan dengan simpangan benda . bila benda berada di kanan maka gaya pemulih benda berarah kekiri, dan sebaliknya, bila benda berada di kiri, maka gaya pemulih berarah ke kanan.
Energi getaran benda yang melakukan gerak harmonic sederhana dirumuskan sebagai berikut:
Ep=1/2 ky2
Mengingat k= mw2 dan y = A sin wt maka diperoleh:
Ep=1/2 ky2 = KA2 sin wt= ½ mw2 A2 sin2 wt.
Energi kinetic benda bermassa m dan memiliki kecepatan v adalah :
Ek=1/2 mv2
Pada gerak hormonik v=w cos wt atau v= w -y2,
Maka diperoleh: Ek=1/2 mw2 2 cos2 wt =1/2 k 2 cos 2 wt=1/2 k ( -y2)….(4-30)
Oleh karma itu energi mekanik gerak harmonic adalah :
Em=Ep+Ek= ½ ky+ ½ k ( -y2) ½ k 2 ….. (4-31).
Persamaan (4-31) menyatakan bahwa energi gerak hormonik adalah, konstanta 9berlaku hokum kekekalan energi mekanik ). Berdasrkan persamaan energi gerak harmonic sederhana yaitu : Ep = ½ ky2 . ,Ek= ½ k( -y2) dan Em= ½ k 2
Tampak jelas bahwa setiap perubahan energi potensial selalu ikut dengan perubahan energi kinetic .
D. Gerak harmonic pada pegas
Sekarang akan dilihat gaya pemulih pada beberapa benda yang melakukan gerak harmonic sederhana. Kembali pada benda yang di hubungkan pada pegas benda belum disimpangkan dan tidak ada gaya pegas yang bekerja pada benda tersebut. Ketika benda di tarik ke kanan (x>0) pegas akan memberi gaya reaksi kekiri (f<0) yang besarnya sebanding dengan pertambahan panjang pegas. Bila pegas bertambah panjang sejauh x dan konstanta kekakuan pegas adalah k, gaya reaksi pegas yang juga merupakan gaya pemulih dapat di tuliskan :f=-kx.
Jadi, pada pegas konstanta pembanding pada perumusan gaya pemulih sama dengan konstanta pegas itu sendiri.
Pada gambar ditunjukkan pegas yang pada awalnya di tarik sejauh x=A, kamudian di lepaskan . berdasarkan hokum hooke , pegas mengerjakan gaya pada beban nya.
Gaya pada beban yang menarik nya keposisi ke setimbangan . akan tetepi, karena beban ini di per cepat oleh gaya pemulih, beban melewati titik kesetimbangan dengan kecepatan tertentu ketika melewati titik keseimbangan , gaya yang bekerja pada beban = 0, sebab x= 0 akan tetepi, kecepatan beban pada kedudukan setimbang adalah maksimum (lihat gambar diatas). Oleh karma itu, beban terus bergerak kekiri, dan bersamaan dengan itu gaya pemulih sekarang berubah menjadi kekanan . pada gambar tersebut beban semakin berkurang kecepatannya dan menjadi nol ketika tiba di x= -A ( pada gambar diatas).
Kemudian, bergerak lagi kekanan melewati titik keseimbangan ( pada gambar) dan terus bergerak ke kanan sampai berhaenti di x=A.
, selanjutnya beban bergerak lagi kekiri dan seterusnya, gerakan nya bolak-balik secara semetris antara x=-A dan x=A.
Untuk menjelaskan gerak ini, kita perlu memehami beberapa dasar . pergeseran adalah jarak antara posisi beban terhadap titik keseimbangan .pergeseran maksimum diukur dari titik kesetimbangan disebut ampitudo dengan symbol A. siklus atua getaran adalah gerakan lengkap dari titik tertentu , dan kembali ketitik yang sama ke berikutnya .
Misalnya:dari x=A ke x=-A dan kembali ke x=A. periode diberi symbol T, adalah waktu yang diperlukan untuk getaran frekuensi, dengan symbol f adalah jumlah getaran persekon, frekuensi dinyatakan dengan satuan Herz(Hz), dgn 1Hz= 1 getaran per sekon.
f= I atau T= i
T f
Sebagai contoh jika frekuensi getaran 5Hz maka priode nya adalah 1/5 sekon. Gerakan pegas yang digantung .pada prinsipnya = pengaruh gerafitasi bumi, lebih panjang dari pada pegas yang di pasang secara horizontal.
Perhatikan lagi gambar diatas , andai kata mula2 kita tentukan pangkal koordinasidi titik keseimbangan o, fungsi sinus atau kosinus merupakan fungsi untuk mendeskripsikan gerak harmonic dalam gerak harmonic sederhana gerak anggap terus ber langsung secara harmonic dalm waktu tak ter batas.
E Ayunan sederhana
Bagaimana gaya pemulih yang bekerja pada bandul sederhana ? gambar 3.14. menunjukkan sebuah benda yang di ikat dengaan tali ringan dan di gantungkan pada langit 2. kemudian benda di simpangkan dengan sudut o yang cukup kecil. Benda berayun dengan lintasan berupa busur lingkaran . gaya yang bekerja pada benda di perlihatkan paxa gambar tersebut .
f= mg sin Q
jika panjang tali adalah 1 dan simpangan benda saat itu y, maka gaya pemulih di atas dapat juga di tuliskan f=-mg y = -mg
L L
Dari persamaan di atas terlihat bahwa pemulih pada bandul sederhana sebanding dgn simpangan itu. Menunjukkan bahwa bandul sederhana melakukan gerak harmonic sewderhana . konstanta perbandingan nya adalah :
K=mg
L
Untuk kondisi sudutyang kecil (Q<150) persamaan di atas berlaku dengan tingaktat ke akuratan yang cukup tinggi ,bila ini tidak terpenuhi , gerak bandul bukan lagi gerak harmonic sedferhana lagi seperti yang di jelaskan di atas . getaran yang memiliki gaya pemulih akan bergerak harmonic sederhana.
\\-SALAM SEMANGAT -//
^_^
SENIOR HIGH SCHOOL
SMA N 2 BAGANSEINEMAH
********PANTUN*********
Hari Libur Kenegara Negiria
Jalan – Jalan Nampaklah Kubah
Ini Blog Blog SMA Negeri 2
Sma Negeri 2 Dari Bagan Sinembah
Untuk Sekedar Informasi Para Murid Tentang Kegiatan Di SMA Negeri 2 Bagan Sinembah
Selamat Datang
Selamat Datang Teman - Teman Pelajar Dimanapun Anda Berada .Trimakasih Sudah mau Berkunjung Di Blog SMA Negeri 2 Bagan Sinembah.Riau ini.Selamat Menikmati Sajian yang ada Di BlOg Ini Yang Masih Belum Sepenuhnya Sempurna.
Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Makalah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Makalah. Tampilkan semua postingan
Minggu, 30 Mei 2010
Jumat, 26 Maret 2010
Makalah Longsor
SMA N 2 Sekolahku Tercinta
Cinta Damai
ingin Menjadi yang terbaik
Itulah Sekolahku
SMA Negeri Yang Berada
Di Desa Pelita
Paket C
Blog Terkait SMA N 2 Bagan Sinembah
1.Berita SMA N2
2.Cinta
3.Kumpulan Puisi Cinta
4.Kumpulan Puisi
5.Kumpulan Pantun
6.Cerita Nasehat
7.Kumpulan Makalah
Name : Kumpulan Makalah
Posted By : WWW.SMANEGERI2BAGANSINEMBAH.BLOGSPOT.COM
Wawan Hidayat
MALALAH LONGSOR
KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan Puji syukur kepada Allah SWT,karena berkat Taufiq dan hidayah-nya lah penulisan makalah ini dapat di sesuaikan .Kami selaku penulis sadar bahwa penulisan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan ,Oleh sebab itu ,kami selalu mengharapkan kritik dan saran dari teman-teman demi perbaikan selanjutnya .
Selanjutnya ,Kami mengucapkan trima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada semua pihak yang telah membantu terselesaikan nya pembuatan makalah ini terutama kepada Bapak/Ibu Guru selaku pembimbing kami .kami tidak Terlepas dari semua kekurangan penulisan makalah ini,Baik dalam susunan dan penulisanya yang salah ,Kami mohon maaf dan berharap semoga penulisan makalah ini bermanfaat khususnya kepada kami selaku penulis dan umumnya ke pada teman-teman.
Akhirnya ,Semoga Allah senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada siapa saja yang mencintai pendidikan .Amin ya Robal Alamin
DARTAR ISI
BAB I
Pendahuluan
A.Latar Belakang……………………………………………………...1
B.Tujuan penulisan…………………………………………………….1
BAB II
Pembahasan
A.Pengertian Tanah longsor……………………………………………1
B.Jenis – jenis tanah longsor…………………………………………...2
C.Gejala umum tanah Longsor…………………………………………2
D.Faktor Terjadinya Tanah Longsor…………………………………...2
E.Proses terjadinya Tanah Longsor…………………………………….2
F.Dampak Terjadinya Tanah Longsor……………………………….…3
G.Tindakan – tindakan dalam tanah longsor…………………………...3
BAB III
Penutup
A.Kesimpulan ………………………………………………………….4
B.Saran………………………………………………………………….4
BAB I
Pendahuluan
A.Latar Belakang
Indonesia Terletak pada pertemuan tiga lempeng dunia yaitu Lempeng Eurasia,Lempeng Pasifik dan Lempeng Autralia yang bergerak saling menubruk.maka dari itu Indonesia sangat rawan sekali bencana alam. Gunung api yang berada di Indonesia berjumlah 129.Angka atu merupakan 13% dari jumlah gunung api aktif di dunia .Jenis tanah pelapukan yang sering di jumpai di Indonesi adalah hasil letusan Gunung api .Tanah ini memiliki komposisi sebagian besar lempung dengan sedikit pasir dan bersifat subur .Tanah pelapukan yang berada di atas batuan kedap air pada perbukitan / penggunungan dengan kemiringan sedang hingga terjal berpotensi mengakibatkan tanah longsor pad musim hujan dengan curah hujan berkuantitas tinggi .Jika perbukitan tersebut tidak ada tanaman keras berakar keras dan dalam ,maka kawasan tersebut rawan bencana longsor.
B.Tujuan Penulisan
Agar kita tau apa tanah longsor ,Dampak yang di timbulkan tanah longsor dan cara menanggulangi tanah longsor tersebut maka dari itu kita harus tahu seluk beluk dan apa yang harus kita lakukan apa bila tanah longsor tersebut terjadi.
BAB II
Pembahasan
A.Pengertian Tanah Longsor
Tanah longsot atau dalam bahasa inggris disebut Landslide adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan ,Bahan rombakan ,Tanah atau material campuran tersebut bergerak ke bawah atau kelar lereng .Proses terjadinya tanah longsor dapat di terangkan sebagai berikut :
¬¬¬¬¬¬---Air yang meresap ke dalam tanah akan menambah bobot tanah .Jika air tesebut menembus sampai tenah air yang berperan sebagai bidang gelincir ,Maka tanah menjadi licin dan tanah pelapukan di atasnya akan bergerak mengikuti lereng dan keluar lereng
B.Jenis – Jenis tanah Longsor
Jenis – jenisnya sebagai berikut :
---Longsor Translasi
Adalah bergerak masa tanah dan buatan pada bidang gelincir berbentuk rata
atau menggelombang landai
---Longsor Rotari
Adalah Bergeraknya massa tanah dan batuan pada bidang gelincir
berbencuk cekung
---Pergerakan Blok
Adalah Perpindahan batuan yang bergerak pada bidang gelincir bentuknya
Rata .Longsor ini di sebut juga longsor translasi blok satu
---Runtuhan Batu
Adalah Runtuhan batu yang terjadi ketika sejumlah besar batuan atau
material lain bergerak ke bawah dengan cara jatuh bebas .umumnya terjadi pada
lereng yang terjal hingga menggantung terutama di daerah pantai .Batu – batu
besar yang tajuh dapat menyebabkan kerusakan yang parah.
C. Gejala Umum Tanah longsor
Gejala umum yang biasanya timbul sebelum sebelum jerjadinya tanah longsor adalah Munculnya Retakan –retakan di lereng yang sejajar dengan arah tebing biasanya terjadi setelah hujan .Munculnya mata air baru secara tiba –tiba .Tebing rapuh dan Krikil
Mulai berjatuhan.
D.Faktor Penyebab Terjadinya Tanah Longsor
Terjadinya tanah longsor pada prinsipnya tanah longsor terjadi bila gaya pendorong pada lereng lebih besar dari pada gaya penahan .Gaya penahan umunnya di pengaruhi oleh kekuatan batuan dank e padatan tanah .Sedangkan gaya pendorong di pengaruhi oleh besarnya sudut lereng ,Air beban serta berat jenis tanah batuan.
E.Proses terjadinya tanah longsor
Prosenya tanah longsor adalah air yng meresap ke dalam tanah akan menambah bobot tanah .jika air tersebut menembus sampai tanah kedap air yang berperan sebagai bidang gelincir ,maka tanah menjadi licin dan tanah pelapukan di atasnya akan bergerak mengikuti lereng dan keluar lereng.
F.Dampak terjadinya tanah longsor
Dampakny adalah sebagai berikut:
Terputusnya akses jalur lalulintas (apa bila jalur tersebut dekat perbukitan dan rawan longsor)
Tertimbunya rumah penduduk di sekitar longsor yang menyebabkan korban jiwa
Pohon di sekitar longsor tumbang dan merubuhkan rumah di sekitarnya
Tanah akan retak karena tidak kuatnya tanah menahan beban dan terjadilah longsor
Adanya krugian material penduduk
Tempat yang dulunya pedesaan sekarang menjadi rata oleh tanah
G.Tindakan yang bisa di lakukan selama dan Sesudah Tanah longsor
1. Tanggap darurat
Yang harus di lakukan dalam tahap tanggap darurat adalah penyelamatan dan pertolongan korban secepatnya supaya korban tidak bertambah.Ada beberapa hal yang harus di perhatikan ,Antara lain
-Kondisi medan (tempat)
-Kondisi bencana
-Peralatan
-Informasi bencana
2.Rehabilitasi
Upay pemulihan korban dan prasarananya ,meliputi kondisi social ,Ekonomi dan sarana tranportasi .Selain itu di lihat juga perkembangan tanah longsor dan teknik pengendaliannya supaya tanah longsor tidak berkembang dan penentuan relokasi korban tanah apa bila tanah lpngsor sulit di kendalikan
3.Rekontruksi
Penguatan bangunan – bangunan infrastruktur di daerah rawan longsor tidak menjadi pertimbangan utama untuk kerusakan yang di sebabkan oleh tanah longsor ,Karena kerentanan untuk bangunan – bangnuan yang di bangun pada jalur longsor hampir 100%
BAB III
Penutup
A.Kesimpulan
Tanah longsor adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan ,Bahan rombakan ,Tanah atau material campuran tersebut bergerak ke bawah atau kelar lereng. Prosenya tanah longsor adalah air yng meresap ke dalam tanah akan menambah bobot tanah .jika air tersebut menembus sampai tanah kedap air yang berperan sebagai bidang gelincir ,maka tanah menjadi licin dan tanah pelapukan di atasnya akan bergerak mengikuti lereng dan keluar lereng.Indonesia Terletak pada pertemuan tiga lempeng dunia yaitu Lempeng Eurasia,Lempeng Pasifik dan Lempeng Autralia yang bergerak saling menubruk.maka dari itu Indonesia sangat rawan sekali bencana alam. Gunung api yang berada di Indonesia berjumlah 129.Angka atu merupakan 13% dari jumlah gunung api aktif di dunia .Jenis tanah pelapukan yang sering di jumpai di Indonesi adalah hasil letusan Gunung api
B.Saran
Ada beberapa tindakan perlindungan dan perbaikan yang bisa di tambah untuk tempat- tempat hunian antara lain : perbaikan drainese tanah(menambah materi-materi yang bisa meyerap).Modifikasi Lereng(pengurangan sudut lereng sebelum pembangnuan ).Beton – beton yang menahan tembok mungkin bisa menstabilkan lokasi hunian.Selain itu ada hal – hal yang harus di lakukan untuk menhindari bencana tanah longsor adalah:
Janan mencetak sawah dan membuat kolam pada lereng bagian atas dekat pemukiman buatlah terasering (sengkedan) .Segera menutup retakan tanah dan di padatkan agar air tidak masuk kedalam tanah melalui retakan.Jangan melakukan panggilan lereng terjal dan sebagainya.
Daftar Pustaka
1.Wikipedia.2007.Tanah longsor
Http://id.wikipedia.org/wiki/tanah_longsor.
2.Bachri.Moch.2006.Geologi Lingkungan.Malang:CV.Aksara
\\~SALAM SEMANGAT ~//
^_^
SENIOR HIGH SCOOL
SMA N 2 BAGAN SINEMBAH
****PANTUN****
Hari Libur Ke Negara Negiria
Jalan – jalan Nampaklah Kubah
Ini blog blog SMA Negeri 2
SMA Negeri 2 Dari Bagan Sinembah
Copyright 2009-2010
SMA Negeri 2 Bagan Sinembah
Kab.Rokan Hilir.Riau
Cinta Damai
ingin Menjadi yang terbaik
Itulah Sekolahku
SMA Negeri Yang Berada
Di Desa Pelita
Paket C
Blog Terkait SMA N 2 Bagan Sinembah
1.Berita SMA N2
2.Cinta
3.Kumpulan Puisi Cinta
4.Kumpulan Puisi
5.Kumpulan Pantun
6.Cerita Nasehat
7.Kumpulan Makalah
Name : Kumpulan Makalah
Posted By : WWW.SMANEGERI2BAGANSINEMBAH.BLOGSPOT.COM
Wawan Hidayat
MALALAH LONGSOR
KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan Puji syukur kepada Allah SWT,karena berkat Taufiq dan hidayah-nya lah penulisan makalah ini dapat di sesuaikan .Kami selaku penulis sadar bahwa penulisan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan ,Oleh sebab itu ,kami selalu mengharapkan kritik dan saran dari teman-teman demi perbaikan selanjutnya .
Selanjutnya ,Kami mengucapkan trima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada semua pihak yang telah membantu terselesaikan nya pembuatan makalah ini terutama kepada Bapak/Ibu Guru selaku pembimbing kami .kami tidak Terlepas dari semua kekurangan penulisan makalah ini,Baik dalam susunan dan penulisanya yang salah ,Kami mohon maaf dan berharap semoga penulisan makalah ini bermanfaat khususnya kepada kami selaku penulis dan umumnya ke pada teman-teman.
Akhirnya ,Semoga Allah senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada siapa saja yang mencintai pendidikan .Amin ya Robal Alamin
DARTAR ISI
BAB I
Pendahuluan
A.Latar Belakang……………………………………………………...1
B.Tujuan penulisan…………………………………………………….1
BAB II
Pembahasan
A.Pengertian Tanah longsor……………………………………………1
B.Jenis – jenis tanah longsor…………………………………………...2
C.Gejala umum tanah Longsor…………………………………………2
D.Faktor Terjadinya Tanah Longsor…………………………………...2
E.Proses terjadinya Tanah Longsor…………………………………….2
F.Dampak Terjadinya Tanah Longsor……………………………….…3
G.Tindakan – tindakan dalam tanah longsor…………………………...3
BAB III
Penutup
A.Kesimpulan ………………………………………………………….4
B.Saran………………………………………………………………….4
BAB I
Pendahuluan
A.Latar Belakang
Indonesia Terletak pada pertemuan tiga lempeng dunia yaitu Lempeng Eurasia,Lempeng Pasifik dan Lempeng Autralia yang bergerak saling menubruk.maka dari itu Indonesia sangat rawan sekali bencana alam. Gunung api yang berada di Indonesia berjumlah 129.Angka atu merupakan 13% dari jumlah gunung api aktif di dunia .Jenis tanah pelapukan yang sering di jumpai di Indonesi adalah hasil letusan Gunung api .Tanah ini memiliki komposisi sebagian besar lempung dengan sedikit pasir dan bersifat subur .Tanah pelapukan yang berada di atas batuan kedap air pada perbukitan / penggunungan dengan kemiringan sedang hingga terjal berpotensi mengakibatkan tanah longsor pad musim hujan dengan curah hujan berkuantitas tinggi .Jika perbukitan tersebut tidak ada tanaman keras berakar keras dan dalam ,maka kawasan tersebut rawan bencana longsor.
B.Tujuan Penulisan
Agar kita tau apa tanah longsor ,Dampak yang di timbulkan tanah longsor dan cara menanggulangi tanah longsor tersebut maka dari itu kita harus tahu seluk beluk dan apa yang harus kita lakukan apa bila tanah longsor tersebut terjadi.
BAB II
Pembahasan
A.Pengertian Tanah Longsor
Tanah longsot atau dalam bahasa inggris disebut Landslide adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan ,Bahan rombakan ,Tanah atau material campuran tersebut bergerak ke bawah atau kelar lereng .Proses terjadinya tanah longsor dapat di terangkan sebagai berikut :
¬¬¬¬¬¬---Air yang meresap ke dalam tanah akan menambah bobot tanah .Jika air tesebut menembus sampai tenah air yang berperan sebagai bidang gelincir ,Maka tanah menjadi licin dan tanah pelapukan di atasnya akan bergerak mengikuti lereng dan keluar lereng
B.Jenis – Jenis tanah Longsor
Jenis – jenisnya sebagai berikut :
---Longsor Translasi
Adalah bergerak masa tanah dan buatan pada bidang gelincir berbentuk rata
atau menggelombang landai
---Longsor Rotari
Adalah Bergeraknya massa tanah dan batuan pada bidang gelincir
berbencuk cekung
---Pergerakan Blok
Adalah Perpindahan batuan yang bergerak pada bidang gelincir bentuknya
Rata .Longsor ini di sebut juga longsor translasi blok satu
---Runtuhan Batu
Adalah Runtuhan batu yang terjadi ketika sejumlah besar batuan atau
material lain bergerak ke bawah dengan cara jatuh bebas .umumnya terjadi pada
lereng yang terjal hingga menggantung terutama di daerah pantai .Batu – batu
besar yang tajuh dapat menyebabkan kerusakan yang parah.
C. Gejala Umum Tanah longsor
Gejala umum yang biasanya timbul sebelum sebelum jerjadinya tanah longsor adalah Munculnya Retakan –retakan di lereng yang sejajar dengan arah tebing biasanya terjadi setelah hujan .Munculnya mata air baru secara tiba –tiba .Tebing rapuh dan Krikil
Mulai berjatuhan.
D.Faktor Penyebab Terjadinya Tanah Longsor
Terjadinya tanah longsor pada prinsipnya tanah longsor terjadi bila gaya pendorong pada lereng lebih besar dari pada gaya penahan .Gaya penahan umunnya di pengaruhi oleh kekuatan batuan dank e padatan tanah .Sedangkan gaya pendorong di pengaruhi oleh besarnya sudut lereng ,Air beban serta berat jenis tanah batuan.
E.Proses terjadinya tanah longsor
Prosenya tanah longsor adalah air yng meresap ke dalam tanah akan menambah bobot tanah .jika air tersebut menembus sampai tanah kedap air yang berperan sebagai bidang gelincir ,maka tanah menjadi licin dan tanah pelapukan di atasnya akan bergerak mengikuti lereng dan keluar lereng.
F.Dampak terjadinya tanah longsor
Dampakny adalah sebagai berikut:
Terputusnya akses jalur lalulintas (apa bila jalur tersebut dekat perbukitan dan rawan longsor)
Tertimbunya rumah penduduk di sekitar longsor yang menyebabkan korban jiwa
Pohon di sekitar longsor tumbang dan merubuhkan rumah di sekitarnya
Tanah akan retak karena tidak kuatnya tanah menahan beban dan terjadilah longsor
Adanya krugian material penduduk
Tempat yang dulunya pedesaan sekarang menjadi rata oleh tanah
G.Tindakan yang bisa di lakukan selama dan Sesudah Tanah longsor
1. Tanggap darurat
Yang harus di lakukan dalam tahap tanggap darurat adalah penyelamatan dan pertolongan korban secepatnya supaya korban tidak bertambah.Ada beberapa hal yang harus di perhatikan ,Antara lain
-Kondisi medan (tempat)
-Kondisi bencana
-Peralatan
-Informasi bencana
2.Rehabilitasi
Upay pemulihan korban dan prasarananya ,meliputi kondisi social ,Ekonomi dan sarana tranportasi .Selain itu di lihat juga perkembangan tanah longsor dan teknik pengendaliannya supaya tanah longsor tidak berkembang dan penentuan relokasi korban tanah apa bila tanah lpngsor sulit di kendalikan
3.Rekontruksi
Penguatan bangunan – bangunan infrastruktur di daerah rawan longsor tidak menjadi pertimbangan utama untuk kerusakan yang di sebabkan oleh tanah longsor ,Karena kerentanan untuk bangunan – bangnuan yang di bangun pada jalur longsor hampir 100%
BAB III
Penutup
A.Kesimpulan
Tanah longsor adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan ,Bahan rombakan ,Tanah atau material campuran tersebut bergerak ke bawah atau kelar lereng. Prosenya tanah longsor adalah air yng meresap ke dalam tanah akan menambah bobot tanah .jika air tersebut menembus sampai tanah kedap air yang berperan sebagai bidang gelincir ,maka tanah menjadi licin dan tanah pelapukan di atasnya akan bergerak mengikuti lereng dan keluar lereng.Indonesia Terletak pada pertemuan tiga lempeng dunia yaitu Lempeng Eurasia,Lempeng Pasifik dan Lempeng Autralia yang bergerak saling menubruk.maka dari itu Indonesia sangat rawan sekali bencana alam. Gunung api yang berada di Indonesia berjumlah 129.Angka atu merupakan 13% dari jumlah gunung api aktif di dunia .Jenis tanah pelapukan yang sering di jumpai di Indonesi adalah hasil letusan Gunung api
B.Saran
Ada beberapa tindakan perlindungan dan perbaikan yang bisa di tambah untuk tempat- tempat hunian antara lain : perbaikan drainese tanah(menambah materi-materi yang bisa meyerap).Modifikasi Lereng(pengurangan sudut lereng sebelum pembangnuan ).Beton – beton yang menahan tembok mungkin bisa menstabilkan lokasi hunian.Selain itu ada hal – hal yang harus di lakukan untuk menhindari bencana tanah longsor adalah:
Janan mencetak sawah dan membuat kolam pada lereng bagian atas dekat pemukiman buatlah terasering (sengkedan) .Segera menutup retakan tanah dan di padatkan agar air tidak masuk kedalam tanah melalui retakan.Jangan melakukan panggilan lereng terjal dan sebagainya.
Daftar Pustaka
1.Wikipedia.2007.Tanah longsor
Http://id.wikipedia.org/wiki/tanah_longsor.
2.Bachri.Moch.2006.Geologi Lingkungan.Malang:CV.Aksara
\\~SALAM SEMANGAT ~//
^_^
SENIOR HIGH SCOOL
SMA N 2 BAGAN SINEMBAH
****PANTUN****
Hari Libur Ke Negara Negiria
Jalan – jalan Nampaklah Kubah
Ini blog blog SMA Negeri 2
SMA Negeri 2 Dari Bagan Sinembah
Copyright 2009-2010
SMA Negeri 2 Bagan Sinembah
Kab.Rokan Hilir.Riau
Sabtu, 20 Maret 2010
makalah Tentang Sifat Hantaran Listrik dan Reaksi Oksidasi Reduksi
SMA N 2 Sekolahku Tercinta
Cinta Damai
ingin Menjadi yang terbaik
Itulah Sekolahku
Blog Terkait SMA N 2 Bagan Sinembah
1.Berita SMA N2
2.Cinta
3.Kumpulan Puisi Cinta
4.Kumpulan Puisi
5.Kumpulan Pantun
6.Cerita Nasehat
7.Kumpulan Makalah
KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan Puji syukur kepada Allah SWT,karena berkat Taufiq dan hidayah-nya lah penulisan makalah ini dapat di sesuaikan .Saya selaku penulis sadar bahwa penulisan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan ,Oleh sebab itu ,saya selalu mengharapkan kritik dan saran dari teman-teman demi perbaikan selanjutnya .
Selanjutnya ,saya mengucapkan trima kasih yang sebanyak-banyaknya terutama kepada Bapak/Ibu Guru selaku pembimbing saya dalam pembuatan makalah Tentang Sifat Hantaran Listrik dan Reaksi Oksidasi Reduksi.saya tidak Terlepas dari semua kekurangan penulisan makalah ini,Baik dalam susunan dan penulisanya yang salah ,saya mohon maaf dan berharap semoga penulisan makalah ini bermanfaat khususnya kepada saya selaku penulis dan umumnya ke pada teman-teman.
Akhirnya ,Semoga Allah senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada siapa saja yang mencintai pendidikan .Amin ya Robal Alamin.
BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Reduksi adalah suatu reaksi kimia di mana oksigen di lepaskan dari suatu unsure atau senyawa sedangkan Oksidasi adalah suatu reaksi kimia di mana suatu unsure atau senyawa memperoleh tambahan oksigen. Larutan adalah Campuran yang homogen antara zat elektrolit dan zat pelarut .zat pelarut (solute)yang jumlahnya lebih sedikit dan dan zat pelarut (solvent)yang jumlahnya lebih banyak.Zat terlarut dan zat pelarut dapat berupa zat padat ,cair atau gas.pelarut yang paling di gunakan adalah air.yang bisa di sebut dengan larutan berdasarkan daya hantaran listrik nya ,Larutan dapat di golongkan menjadi dua,Yaitu larutan elelektrolit dan larutan non elektrolit.
1.Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik
2.Larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik.
Pentingnya Reaksi oksidasi – reduksi di kenali sejak awal kimia .Dalam oksidasi – Reduksi ,Suatu entitas diambil atau di berikan dari dua zat yang bereaksi.Situasinya mirip dengan reaksi asam basa.Singkatnya ,Reaksi oksidasi – reduksi dan asam basah merupakan pasangan system dalam kimia.
B.Tujuan Penulisan
Agar kita tahu pengertianya, sifat hantaran listrik dan reaksi oksidasi reduksi,pengujian adanya Hambatan Listrik,Konsep oksidasi reduksi dan lainya
BAB II
PEMBAHASAN
A.Pengertian
Oksidasi adalah suatu reaksi kimia di mana suatu unsure atau senyawa memperoleh tambahan oksigen .Dengan kata lain dalam suatu reaksi oksidasi suatu unsur atau senyawa mengikat sejumlah oksigen
Contoh Reaksinya
a.(s)+O2(g) CO2(g)
b.2Mg(s)+ O2(g) 2MgO(s)
c.fe(s)+3O2(g) 2feO3(s)
Reduksi adalah suatu reaksi kimia di mana oksigen di lepaskan dari suatu unsure atau senyawa .Denagn kata lain ,pada suatu reaksi reduksi suatu unsure atau senyawa kehilangan sejumlah oksigen.
Contoh reaksinya
a.2HgO(s) 2Hg(l)+O2(g)
b.CuO(s)+H2(g)--Cu(s)+ H2O(g)
c.FeO(s)+CO(g) - Fe (s)+CO2 (g)
B.Konsep oksidasi Reduksi
Pentingnya Reaksi oksidasi – reduksi di kenali sejak awal kimia .Dalam oksidasi – Reduksi ,Suatu entitas diambil atau di berikan dari dua zat yang bereaksi.Situasinya mirip dengan reaksi asam basa.Singkatnya ,Reaksi oksidasi – reduksi dan asam basah merupakan pasangan system dalam kimia .Reaksi oksidasi reduksi dan asam basa memiliki nasib yang sama,dalam hal keduanya di gunakan dalam banyak praktek kimia sebelum seaksi ini dp pahami .Konsep penting secara perlahan di kembangkan misalnya :
Bilangan oksidasi ,oksidan(bahan pengoksidasi )dan gaya gerak listrik persamaan nernst,Hukum farday tentang induksi electromagnet dan elektrolisis .Penyusunan komponen reaksi oksidasi – reduksi meruypakan praktek yang penting dan memuskan secara intelektual
C.Konsep Redoks Berdasarkan pengikatan dan pelepasan elektron
Kelompok reaksi yang di sebut reaksi oksidasi – reduksi (redoks ) di kenal juga sebagai transfer electron .Oksidasi adalah proses pelepasan electron dari suatu zat .Reaksi oksidasi –reduksi (redoks) melibatkan transfer electron dari zat pereduksi ke zat pengoksidasi.Pada waktu pelepasan electron suatu zat berubah menjadi bentuk teroksidasinya ,Karena itu zat tersebut bertindak sebagai pereduksi sebaliknya ,Zat pengoksidasi adalah zat yang menerima electron dan karena itu zat tersebut mengalami reduksi .Reaksi oksidasi dan reduksi selalu berjalan serempak oleh karena itu jumlah elekteron yang di lepas pada reaksi oksidasi harus sama dengan jumlah electron yang di tangkap pada reaksi reduksi.
Contoh :
Na(s)+½ Cl2 (g)- NaCl(s)
Dalam reaksi diatas terdapat dua peristiwa yaitu :
NaNa++e (oksidasi)
½Cl2 +e Cl-(Reduksi)
Dalam reaksi Ca(s)+½O2(g) CaO(s) Terdapat peristiwa yaitu
Ca Ca2++2e (oksidasi)
½O2+2e O2-(Reduksi)
D.Konsep Redoks Berdasarkan Kenaikan dan penurunan bilangan
oksidasi
Bilangan oksidasi di kenal sebagai tingkat oksidasi yang merujuk pada jumlah muatan yang di miliki suatu atom .untuk menentukan bilangan oksidasi suatu atom dalam senyawa dapat di pergunakan ketentuan berikut ini :
a) Bilangan Oksidasi unsure Basah adalah 0 9nol).Contoh :O2,H2,N2,Cl2,Br2,I2 dan lain- lain.
b) Jumlah total bilangan oksidasi seluruh atom-atom dalam suatu senyawa adalah 0 (nol) .Contoh : H-2SO4 jumlah bilangan oksidasi dari 2 atom H +1 atom S + 4 atom 0 adalah 0(nol)
c) Jumlah totl bilangan oksidasi seluruh atom-atom dalam suatu ion poliatomik sama dengan muatan ion tersebut .Contoh:Cr2O72-,jumlah bilangan oksidasi 2 atom Cr + 7 atom 0 dalah -2
Di dalam konsep yang berdasarkan kenaikan dan penurunan bilangan oksidasi ,Reaksi oksidasi adalah reaksi yang di sertai dengan kenaikan bilangan oksidasi sedangkan reaksi reduksi adalah reaksi yang di sertai dengan penurunan bilangan oksidasi.
E.Oksidator dan Reduktor dalam reaksi redoks
Oksidator(pengoksidasi) adalah zat yang dalam reaksi redoks menyebabkan zat lain mengalami oksidasi .dalam peristiwa ini zat pengoksidasi mengalami reduksi .Reduktor (pereduksi ) adalah zat yang dalam reaksi redoks menyebabkan zat lain megalami reduksi .dalam peristiwa ini zat pereduksi mengalami oksidasi.
F.Reaksi Autoredoks
Reaksi ini sering di sebut sebagai reaksi disproporsionasi.pada reaksi Autoredoks terjadi proses reaksi redoks tetapi yang mengalami oksidasi dan reduksi merupkan spesies yang sama
G.Tata nama senyawa Redoks
Tata nama senyawa redoks sesuai aturan IUPAC ( International Union Of Pure and Applied Chemistry)di tentukan berdasarkan atas bilangan oksidasinya .aturan penulisan nama – nama senyawa redoks sebagai berikut
a) Senyawa yang berasal dari unsure – unsure non logam .pemberian nama senyawa unsure – unsure non logam di lakukan dengan cara menyebutkan jumlah unsure non logam pertama ,jumlah non logam kedua ,pada penamaanya ,jumlah unsure di sebutkan dengan angka yunani .
Jumlah unsure angka yunani
1. Mono-
2. Di-
3. Tri-
4. Tetra-
5. Penta-
6. Heksa-
7. Hepta-
8. Okta-
9. Nona-
10. Deka-
Contoh;
CO2 : Karbon Dioksida
CS2:Karbon disulfide
N2O3:Dinitrogen Trioksida
b) Senyawa Yang berasal dari unsure logam dan non logam .Cara untuk menentukan nama logam dalam bahasa Indonesia di ikuti bilangan oksidasinya (dalam angka romawi)lalu ikuti nama onionnya .
Contoh :
FeCl2: Besi (II)klorida
CuO : Tembaga (II)Oksida
Fe2(SO4)3: Besi (III)Sulfat
BAB III
PENUTUP
A.Kesimpulan
Reduksi adalah suatu reaksi kimia di mana oksigen di lepaskan dari suatu unsure atau senyawa sedangkan Oksidasi adalah suatu reaksi kimia di mana suatu unsure atau senyawa memperoleh tambahan oksigen. Larutan adalah Campuran yang homogen antara zat elektrolit dan zat pelarut .zat pelarut (solute)yang jumlahnya lebih sedikit dan dan zat pelarut (solvent)yang jumlahnya lebih banyak.Zat terlarut dan zat pelarut dapat berupa zat padat ,cair atau gas.pelarut yang paling di gunakan adalah air.yang bisa di sebut dengan larutan berdasarkan daya hantaran listrik nya. Oksidator(pengoksidasi) adalah zat yang dalam reaksi redoks menyebabkan zat lain mengalami oksidasi .dalam peristiwa ini zat pengoksidasi mengalami reduksi .Reduktor (pereduksi ) adalah zat yang dalam reaksi redoks menyebabkan zat lain megalami reduksi .dalam peristiwa ini zat pereduksi mengalami oksidasi
B.Penutup
Demikinlah Makalah yang dapat saya sampaikan Penulis menyadari bahwa penyusunan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan oleh karena itu ,Saran dan kritik yang membangun saya selaku penulis sangat di harapkan .semoga makalah ini bermanfaat bagi semuanya termasuk saya selaku pembuat .amin.
DAFTAR PUSTAKA
Achmad,Rukaesih,kimia Lingkungan,Yogyakarta :Andi,2004
Arifin,Mulyati,dkk.,Strategi belajar mengajar kimia,Bandung:JICA Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Univrsitas Pendidikan Indonesia,2000
Chang,Raymond,Kimia Dasar:Konsep-konsep Inti ,Jilid 1,Jakarta:Erlangga,2004
Http://www.google.co.id (fariffadholi.blogspot.com
Cinta Damai
ingin Menjadi yang terbaik
Itulah Sekolahku
Blog Terkait SMA N 2 Bagan Sinembah
1.Berita SMA N2
2.Cinta
3.Kumpulan Puisi Cinta
4.Kumpulan Puisi
5.Kumpulan Pantun
6.Cerita Nasehat
7.Kumpulan Makalah
KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan Puji syukur kepada Allah SWT,karena berkat Taufiq dan hidayah-nya lah penulisan makalah ini dapat di sesuaikan .Saya selaku penulis sadar bahwa penulisan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan ,Oleh sebab itu ,saya selalu mengharapkan kritik dan saran dari teman-teman demi perbaikan selanjutnya .
Selanjutnya ,saya mengucapkan trima kasih yang sebanyak-banyaknya terutama kepada Bapak/Ibu Guru selaku pembimbing saya dalam pembuatan makalah Tentang Sifat Hantaran Listrik dan Reaksi Oksidasi Reduksi.saya tidak Terlepas dari semua kekurangan penulisan makalah ini,Baik dalam susunan dan penulisanya yang salah ,saya mohon maaf dan berharap semoga penulisan makalah ini bermanfaat khususnya kepada saya selaku penulis dan umumnya ke pada teman-teman.
Akhirnya ,Semoga Allah senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada siapa saja yang mencintai pendidikan .Amin ya Robal Alamin.
BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Reduksi adalah suatu reaksi kimia di mana oksigen di lepaskan dari suatu unsure atau senyawa sedangkan Oksidasi adalah suatu reaksi kimia di mana suatu unsure atau senyawa memperoleh tambahan oksigen. Larutan adalah Campuran yang homogen antara zat elektrolit dan zat pelarut .zat pelarut (solute)yang jumlahnya lebih sedikit dan dan zat pelarut (solvent)yang jumlahnya lebih banyak.Zat terlarut dan zat pelarut dapat berupa zat padat ,cair atau gas.pelarut yang paling di gunakan adalah air.yang bisa di sebut dengan larutan berdasarkan daya hantaran listrik nya ,Larutan dapat di golongkan menjadi dua,Yaitu larutan elelektrolit dan larutan non elektrolit.
1.Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik
2.Larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik.
Pentingnya Reaksi oksidasi – reduksi di kenali sejak awal kimia .Dalam oksidasi – Reduksi ,Suatu entitas diambil atau di berikan dari dua zat yang bereaksi.Situasinya mirip dengan reaksi asam basa.Singkatnya ,Reaksi oksidasi – reduksi dan asam basah merupakan pasangan system dalam kimia.
B.Tujuan Penulisan
Agar kita tahu pengertianya, sifat hantaran listrik dan reaksi oksidasi reduksi,pengujian adanya Hambatan Listrik,Konsep oksidasi reduksi dan lainya
BAB II
PEMBAHASAN
A.Pengertian
Oksidasi adalah suatu reaksi kimia di mana suatu unsure atau senyawa memperoleh tambahan oksigen .Dengan kata lain dalam suatu reaksi oksidasi suatu unsur atau senyawa mengikat sejumlah oksigen
Contoh Reaksinya
a.(s)+O2(g) CO2(g)
b.2Mg(s)+ O2(g) 2MgO(s)
c.fe(s)+3O2(g) 2feO3(s)
Reduksi adalah suatu reaksi kimia di mana oksigen di lepaskan dari suatu unsure atau senyawa .Denagn kata lain ,pada suatu reaksi reduksi suatu unsure atau senyawa kehilangan sejumlah oksigen.
Contoh reaksinya
a.2HgO(s) 2Hg(l)+O2(g)
b.CuO(s)+H2(g)--Cu(s)+ H2O(g)
c.FeO(s)+CO(g) - Fe (s)+CO2 (g)
B.Konsep oksidasi Reduksi
Pentingnya Reaksi oksidasi – reduksi di kenali sejak awal kimia .Dalam oksidasi – Reduksi ,Suatu entitas diambil atau di berikan dari dua zat yang bereaksi.Situasinya mirip dengan reaksi asam basa.Singkatnya ,Reaksi oksidasi – reduksi dan asam basah merupakan pasangan system dalam kimia .Reaksi oksidasi reduksi dan asam basa memiliki nasib yang sama,dalam hal keduanya di gunakan dalam banyak praktek kimia sebelum seaksi ini dp pahami .Konsep penting secara perlahan di kembangkan misalnya :
Bilangan oksidasi ,oksidan(bahan pengoksidasi )dan gaya gerak listrik persamaan nernst,Hukum farday tentang induksi electromagnet dan elektrolisis .Penyusunan komponen reaksi oksidasi – reduksi meruypakan praktek yang penting dan memuskan secara intelektual
C.Konsep Redoks Berdasarkan pengikatan dan pelepasan elektron
Kelompok reaksi yang di sebut reaksi oksidasi – reduksi (redoks ) di kenal juga sebagai transfer electron .Oksidasi adalah proses pelepasan electron dari suatu zat .Reaksi oksidasi –reduksi (redoks) melibatkan transfer electron dari zat pereduksi ke zat pengoksidasi.Pada waktu pelepasan electron suatu zat berubah menjadi bentuk teroksidasinya ,Karena itu zat tersebut bertindak sebagai pereduksi sebaliknya ,Zat pengoksidasi adalah zat yang menerima electron dan karena itu zat tersebut mengalami reduksi .Reaksi oksidasi dan reduksi selalu berjalan serempak oleh karena itu jumlah elekteron yang di lepas pada reaksi oksidasi harus sama dengan jumlah electron yang di tangkap pada reaksi reduksi.
Contoh :
Na(s)+½ Cl2 (g)- NaCl(s)
Dalam reaksi diatas terdapat dua peristiwa yaitu :
NaNa++e (oksidasi)
½Cl2 +e Cl-(Reduksi)
Dalam reaksi Ca(s)+½O2(g) CaO(s) Terdapat peristiwa yaitu
Ca Ca2++2e (oksidasi)
½O2+2e O2-(Reduksi)
D.Konsep Redoks Berdasarkan Kenaikan dan penurunan bilangan
oksidasi
Bilangan oksidasi di kenal sebagai tingkat oksidasi yang merujuk pada jumlah muatan yang di miliki suatu atom .untuk menentukan bilangan oksidasi suatu atom dalam senyawa dapat di pergunakan ketentuan berikut ini :
a) Bilangan Oksidasi unsure Basah adalah 0 9nol).Contoh :O2,H2,N2,Cl2,Br2,I2 dan lain- lain.
b) Jumlah total bilangan oksidasi seluruh atom-atom dalam suatu senyawa adalah 0 (nol) .Contoh : H-2SO4 jumlah bilangan oksidasi dari 2 atom H +1 atom S + 4 atom 0 adalah 0(nol)
c) Jumlah totl bilangan oksidasi seluruh atom-atom dalam suatu ion poliatomik sama dengan muatan ion tersebut .Contoh:Cr2O72-,jumlah bilangan oksidasi 2 atom Cr + 7 atom 0 dalah -2
Di dalam konsep yang berdasarkan kenaikan dan penurunan bilangan oksidasi ,Reaksi oksidasi adalah reaksi yang di sertai dengan kenaikan bilangan oksidasi sedangkan reaksi reduksi adalah reaksi yang di sertai dengan penurunan bilangan oksidasi.
E.Oksidator dan Reduktor dalam reaksi redoks
Oksidator(pengoksidasi) adalah zat yang dalam reaksi redoks menyebabkan zat lain mengalami oksidasi .dalam peristiwa ini zat pengoksidasi mengalami reduksi .Reduktor (pereduksi ) adalah zat yang dalam reaksi redoks menyebabkan zat lain megalami reduksi .dalam peristiwa ini zat pereduksi mengalami oksidasi.
F.Reaksi Autoredoks
Reaksi ini sering di sebut sebagai reaksi disproporsionasi.pada reaksi Autoredoks terjadi proses reaksi redoks tetapi yang mengalami oksidasi dan reduksi merupkan spesies yang sama
G.Tata nama senyawa Redoks
Tata nama senyawa redoks sesuai aturan IUPAC ( International Union Of Pure and Applied Chemistry)di tentukan berdasarkan atas bilangan oksidasinya .aturan penulisan nama – nama senyawa redoks sebagai berikut
a) Senyawa yang berasal dari unsure – unsure non logam .pemberian nama senyawa unsure – unsure non logam di lakukan dengan cara menyebutkan jumlah unsure non logam pertama ,jumlah non logam kedua ,pada penamaanya ,jumlah unsure di sebutkan dengan angka yunani .
Jumlah unsure angka yunani
1. Mono-
2. Di-
3. Tri-
4. Tetra-
5. Penta-
6. Heksa-
7. Hepta-
8. Okta-
9. Nona-
10. Deka-
Contoh;
CO2 : Karbon Dioksida
CS2:Karbon disulfide
N2O3:Dinitrogen Trioksida
b) Senyawa Yang berasal dari unsure logam dan non logam .Cara untuk menentukan nama logam dalam bahasa Indonesia di ikuti bilangan oksidasinya (dalam angka romawi)lalu ikuti nama onionnya .
Contoh :
FeCl2: Besi (II)klorida
CuO : Tembaga (II)Oksida
Fe2(SO4)3: Besi (III)Sulfat
BAB III
PENUTUP
A.Kesimpulan
Reduksi adalah suatu reaksi kimia di mana oksigen di lepaskan dari suatu unsure atau senyawa sedangkan Oksidasi adalah suatu reaksi kimia di mana suatu unsure atau senyawa memperoleh tambahan oksigen. Larutan adalah Campuran yang homogen antara zat elektrolit dan zat pelarut .zat pelarut (solute)yang jumlahnya lebih sedikit dan dan zat pelarut (solvent)yang jumlahnya lebih banyak.Zat terlarut dan zat pelarut dapat berupa zat padat ,cair atau gas.pelarut yang paling di gunakan adalah air.yang bisa di sebut dengan larutan berdasarkan daya hantaran listrik nya. Oksidator(pengoksidasi) adalah zat yang dalam reaksi redoks menyebabkan zat lain mengalami oksidasi .dalam peristiwa ini zat pengoksidasi mengalami reduksi .Reduktor (pereduksi ) adalah zat yang dalam reaksi redoks menyebabkan zat lain megalami reduksi .dalam peristiwa ini zat pereduksi mengalami oksidasi
B.Penutup
Demikinlah Makalah yang dapat saya sampaikan Penulis menyadari bahwa penyusunan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan oleh karena itu ,Saran dan kritik yang membangun saya selaku penulis sangat di harapkan .semoga makalah ini bermanfaat bagi semuanya termasuk saya selaku pembuat .amin.
DAFTAR PUSTAKA
Achmad,Rukaesih,kimia Lingkungan,Yogyakarta :Andi,2004
Arifin,Mulyati,dkk.,Strategi belajar mengajar kimia,Bandung:JICA Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Univrsitas Pendidikan Indonesia,2000
Chang,Raymond,Kimia Dasar:Konsep-konsep Inti ,Jilid 1,Jakarta:Erlangga,2004
Http://www.google.co.id (fariffadholi.blogspot.com
Langganan:
Postingan (Atom)